BARABAI (MAN 4 HST) – Dua siswa terbaik Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 4 Hulu Sungai Tengah (HST) hari ini resmi bersaing dalam ajang Olimpiade Sains Nasional Tingkat Provinsi (OSN-P). Kompetisi yang mempertemukan para talenta muda berbakat se-Kalimantan Selatan tersebut diselenggarakan pada Selasa (28/7/2026) dengan mengambil lokasi ujian di SMAN 3 Barabai.Kedua murid yang menjadi perwakilan madrasah tersebut adalah Desi Nursyifa dan Nor Astia Rahma. Setelah sukses melewati persaingan ketat di tingkat kabupaten, Desi Nursyifa kini bertarung di bidang lomba Biologi, sementara Nor Astia Rahma menguji kemampuannya di bidang Astronomi.Pelaksanaan ujian yang berlangsung secara serentak ini mendapatkan perhatian penuh dari pihak madrasah. Pihak sekolah berharap persiapan matang yang telah dilakukan selama beberapa bulan terakhir dapat membuahkan hasil optimal di layar komputer ujian.Wakil Kepala Madrasah (Wakamad) Bidang Kurikulum MAN 4 HST, Rina Fatriyana, menyampaikan apresiasi sekaligus harapan besarnya bagi kedua siswi tersebut. Ia menegaskan bahwa pihak madrasah mendukung penuh perjuangan Desi dan Astia agar bisa membawa nama harum daerah."Tentu kami berharap anak-anak bisa tampil maksimal, tenang, dan fokus dalam menyelesaikan setiap soal hari ini. Semoga hasil terbaik menyertai perjuangan mereka, sehingga bisa lolos dan melanjutkan langkah ke tingkat nasional," ujar Rina Fatriyana saat memberikan keterangan pada Selasa (28/7/2026).Guna mengawal perjuangan ini, pihak MAN 4 HST telah menyiagakan tim teknis khusus untuk mendampingi peserta di lokasi. Langkah ini diambil guna mengantisipasi kendala server serta menjaga stabilitas mental kedua siswi agar tetap tenang hingga menit terakhir ujian.
PANTAI HAMBAWANGMadrasah Aliyah Negeri (MAN) 4 Hulu Sungai Tengah resmi menerima kedatangan rombongan mahasiswa Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) dari Institut Agama Islam (IAI) Darul Ulum Kandangan pada Selasa, 28 Juli 2026. Acara penyambutan dan serah terima ini berlangsung khidmat di lingkungan madrasah dengan dihadiri oleh jajaran guru dan staf.
Sebanyak 8 mahasiswa dari Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) diserahkan secara simbolis oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Hamidah Ulfah, kepada pihak manajemen madrasah. Dalam sambutannya, Ibu Hamidah Ulfah menitipkan para mahasiswa praktikan tersebut agar dibimbing secara intensif guna menyerap pengalaman mengajar yang nyata di lapangan.
"Kami memohon bantuan dan bimbingan dari para guru pamong di MAN 4 HST untuk melatih, membimbing, serta memberikan pengalaman berharga kepada mahasiswa kami. Semoga teori yang mereka dapat di bangku kuliah bisa diimplementasikan secara nyata di madrasah ini," ujar IHamidah Ulfah.
Kedatangan rombongan kampus ini disambut hangat oleh Kepala MAN 4 HST, Masripani. Dalam pidato penerimaannya, ia menyatakan bahwa program kemitraan ini merupakan langkah positif yang saling menguntungkan dalam mencetak kader guru yang berkualitas.
"Pihak madrasah merasa sangat terhormat kembali dipercaya dan mendapat kesempatan emas untuk berkontribusi langsung dalam pengembangan dunia pendidikan Islam. Kami menyambut baik kehadiran 8 mahasiswa PAI ini dan siap mendampingi mereka menjadi calon pendidik yang profesional, berkarakter, dan siap mengabdi di masyarakat," tegas Masripani.
Selama beberapa pekan ke depan, kedelapan mahasiswa PPL tersebut akan terlibat aktif dalam berbagai agenda akademis di kelas, pengembangan perangkat mengajar, hingga program pembinaan kesiswaan dan kegiatan keagamaan di MAN 4 Hulu Sungai Tengah.

 

Barabai (MAN 4 HST) – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 4 Hulu Sungai Tengah menggelar Upacara Peringatan Hari Anak Nasional di halaman utama madrasah pada Kamis (23/07/2026). Kegiatan ini diikuti oleh seluruh peserta didik, dewan guru, tenaga kependidikan, serta staf tata usaha sebagai bentuk komitmen madrasah dalam mendukung terwujudnya lingkungan pendidikan yang ramah anak.

Bertindak sebagai pembina upacara, Kepala MAN 4 Hulu Sungai Tengah, Masripani, menyampaikan bahwa Hari Anak Nasional bukan sekadar peringatan tahunan, tetapi menjadi momentum untuk mengingatkan seluruh elemen masyarakat akan pentingnya memenuhi hak-hak anak, mulai dari hak memperoleh pendidikan yang layak, perlindungan, kasih sayang, hingga kesempatan untuk mengembangkan potensi diri secara optimal.

Dalam amanatnya, Masripani mengajak seluruh peserta didik untuk memanfaatkan kesempatan belajar dengan sebaik-baiknya. Menurutnya, para siswa merupakan generasi penerus bangsa yang memiliki peran besar dalam menentukan masa depan Indonesia.

"Anak-anakku, kalian adalah generasi penerus bangsa. Manfaatkanlah kesempatan belajar di madrasah ini dengan sungguh-sungguh. Jadilah pribadi yang rajin, disiplin, jujur, bertanggung jawab, dan berakhlak mulia. Teruslah belajar dan berkarya agar kelak menjadi insan yang bermanfaat bagi agama, bangsa, dan negara," pesannya.

Selain itu, ia juga mengingatkan pentingnya kebijaksanaan dalam memanfaatkan teknologi digital. Peserta didik diharapkan menggunakan media sosial dan internet sebagai sarana belajar, berkreasi, dan mengembangkan prestasi, serta menjauhi segala bentuk perundungan, baik secara langsung maupun di dunia maya.

Masripani juga mengajak seluruh guru dan tenaga kependidikan untuk terus menciptakan lingkungan madrasah yang aman, nyaman, dan menyenangkan bagi peserta didik. Menurutnya, madrasah tidak hanya menjadi tempat untuk memperoleh ilmu pengetahuan, tetapi juga wahana pembentukan karakter, penanaman nilai-nilai keislaman, dan penguatan budaya saling menghargai.

"Mari kita bersama-sama menjaga budaya madrasah yang positif, saling menghormati, saling membantu, dan bekerja sama dalam mewujudkan MAN 4 Hulu Sungai Tengah sebagai madrasah yang unggul, berprestasi, dan ramah anak," ujarnya.

Melalui peringatan Hari Anak Nasional ini, MAN 4 Hulu Sungai Tengah kembali menegaskan komitmennya dalam memberikan layanan pendidikan yang berkualitas, inklusif, serta mendukung tumbuh kembang peserta didik menjadi generasi yang beriman, berilmu, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan.